Astronom Temukan Planet Hitam Legam Pelahap Cahaya
Vir-Ral - Planet baru ini merupakan “exoplanet”. Artinya, planet itu mengorbit bintang yang berada di luar Tata Surya kita. Sejauh ini kita telah menemukan lebih dari 3.500 exoplanet dan sebagian exoplanet tersebut benar-benar aneh

Ada planet yang dicabik-cabik oleh bintang induknya. Ada juga bintang yang dihantam angin berkecepatan ribuan mil per jam. Di planet lain, permukaannya tertutup es yang membara!

Sepertinya planet terlangka di alam semesta justru yang seperti planet tempat tinggal kita: Bumi.

Jadi, kenapa kita senang dengan penemuan planet hitam ini? Karena berhasil mengetahui warna planet itu luar biasa!

Exoplanet sangatlah kecil dan jauh sehingga terlampau sulit bagi kita untuk bisa melihatnya dan mustahil bisa melihat detil-detilnya.

Untungnya, astronom-astronom itu cerdik.

Exoplanet tidak memancarkan cahayanya sendiri, tapi hanya memantulkan cahaya yang berasal dari bintang induknya. Dengan mengukur seberapa banyak cahaya yang dipantulkan, kita bisa mendapatkan detil-detil exoplanet tersebut, termasuk warnanya.

Permukaan seperti salju dan es memantulkan banyak sekali cahaya, sedangkan permukaan yang lebih gelap (misalnya, rumput atau aspal) memantulkan lebih sedikit cahaya.

Exoplanet baru yang diberi nama WASP-12b ini lebih hitam dari aspal dan menyerap sebagian besar cahaya yang mengenainya. Bahkan, 10% saja yang dipantulkan. Sebagai perbandingan, Bulan kita memantulkan dua kali lipatnya.

Warna si exoplanet yang demikian gelap disebabkan oleh temperatur planet, yang mencapai 2.600 derajat Celsius pada waktu siang. Panas ekstrem mempengaruhi astmosfer planet dan menghentikan pembentukan awan, yang mestinya memantulkan lebih banyak cahaya. Jarak yang dekat dengan bintang membuat planet ini berbentuk seperti telur karena gaya tarik bintang yang sangat kuat. 

sumber : nationalgeographic
Penjual Nasi Padang itu Kini Jadi Presiden Wanita Pertama Singapura
Vir-Ral - Pada Rabu (13/9/2017) besok, Halimah Yacob, 62 tahun, akan dilantik menjadi Presiden Singapura untuk masa jabatan enam tahun ke depan. Politikus senior itu menjadi presiden perempuan pertama Singapura. Tak cuma itu, istri pengusaha Mohammed Abdullah Alhabshee itu rupanya pernah berjualan nasi padang. 
foto : Halimah
Sang ayah meninggal saat Halimah berusia 8 tahun. Sejak itu sang Ibulah yang membesarkan Halimah dengan keempat saudara laki-lakinya. Mereka tinggal di satu petak kamar di sebuah apartemen di jalan Hindu, Singapura. 

Saat usia 8 tahun Halimah harus bangun sebelum matahari terbit. Sebelum berangkat sekolah, dia membantu ibunya berjualan nasi padang di sebuah gerobak dorong di Shenton Way. 


Dikutip dari Straitstimes edisi 7 Agustus 2017, masa-masa dia sekolah di Singapore Chinese Girls 'School dan Tanjong Katong Girls' sangat menegangkan. Terkadang Halimah harus mengerjakan tugas di sela mengelap meja dan mencuci piring. Musabab keterbatasan ekonomi tak jarang dia harus nunggak membayar biaya sekolah. 

Semangat Halimah untuk meneruskan pendidikan tak kendur. Selepas SMA dia mendaftarkan diri ke Fakultas Hukum Universitas Singapura. Lagi-lagi dia tak tahu dari mana biaya kuliahnya nanti. Namun kecerdasannya membuat Halimah mendapatkan beasiswa dari Islamic Religious Council of Singapore sebesar 1.000 dolar Singapura. 

Sang kakak yang saat itu juga sudah bekerja juga membantu 50 dolar Singapura per bulan. Halimah menyelesaikan kuliah pada 1978 dan kemudian bergabung dengan National Trades Union Congress (NTUC) sebagai divisi hukum. Dia aktif memperjuangkan hak-hak pekerja. 
foto : Halimah Jacob dan Keluarga

Pada 1999 - 2001, Halimah tercatat sebagai orang Singapura pertama yang duduk di lembaga buruh internasional (International Labour Organisation/ILO). Tahun 2001 dia terjun ke dunia politik dan terpilih sebagai anggota parlemen Singapura dari Partai Aksi Rakyat (People's Action Party/PAP). 


Pada 2013, Halimah menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua Parlemen (Group Representation Constituency) Singapura. Dan di hari Minggu, 6 Agustus 2017 lalu dia mengumumkan maju di pemilihan Presiden Singapura.

Halimah Yacob tidak perlu menjalani proses pemungutan suara secara nasional untuk bisa menjabat Presiden Singapura yang baru, setelah kandidat lainnya gugur. Setelah terpilih sebagai Presiden Singapura, Halimah berjanji akan melakukan yang terbaik bagi rakyat di negeri Singa itu. 

"Saya berjanji untuk melakukan sebaik mungkin yang saya mampu untuk mengabdi pada rakyat Singapura dan itu tidak akan berubah apakah ada pemilu atau tidak ada pemilu," tegas Halimah saat ditemui wartawan setempat, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (12/9/2017). 

sumber : detik.com

Seorang Pria Mendadak Mengumandangkan adzan di Istana Spayol, Apa Motifnya?
Vir-ral - Seorang pria Suriah menghangatkan hati banyak orang termasuk para wisatawan, setelah video saat dia azan (panggilan salat untuk umat Muslim) di Istana Alhambra di Granada, Spanyol.

Para turis yang ada di sana pun tak ayal mengabadikan momen tersebut.

Seperti dikutip dari Morocco News, Senin (11/9/2017), rekaman suara Mouaz Al Nass yang indah saat azan kemudian diposting di akun Facebook resminya pada 7 September. Sejak saat itu, rekaman bertajuk "Call to prayer inside Alhambra palace" sudah dibagikan lebih dari 23 ribu kali oleh media internasional dan pengguna jejaring sosial. Selain itu, videonya sudah ditonton lebih dari 1,1 juta kali.

berikut ini adalah videonya :


Banyak pengguna jejaring sosial senang dan terpesona oleh suara Mouaz dan momen spiritual yang tak dapat dijelaskan itu.

Alhambra adalah istana Abad ke-14 legendaris di Granada. Orang-orang Muslim menyebut bangsa Moor saat itu, telah membangun istana pada pertengahan Abad ke-13. Muslim tiba di Spanyol pada tahun 711 dan memerintah negara tersebut selama 781 tahun.


Setelah kekalahan bangsa Muslim di Granada pada Januari 1492 dalam literatur Spanyol yang disebut sebagai "Reconquista", kekuasaan beralih ke pihak Kristen. 

Pada 1501 pemerintah Spanyol mengeluarkan sebuah dekrit yang mengumumkan, tidak ada lagi Muslim atau Moriscos yang tinggal di sana.

Antara tahun 1609 dan 1614, Raja Philip III memerintahkan pengusiran seluruh Moriscos.

Melansir dari India.com, Nass mengatakan bahwa dia merasakan tembok Istana Alhambra -- kompleks istana dan benteng yang terletak di Granada, Andalusia, Spanyol yang dibangun oleh umat Islam -- itu merindukan suara azan.

Setelah video tersebut beredar, Nass pun banjir pujian dari para pengguna media sosial.